"Integritas dan Etika, Pondasi Demokrasi Bermartabat" Ngabuburit Pengawasan Kedua Bawaslu Kapuas di Bulan Suci Ramadhan Tahun 2026
|
Kuala Kapuas, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ngabuburit Pengawasan Kedua Bawaslu Kapuas di Bulan Suci Ramadhan Tahun 2026 selesai dilaksanakan pada hari Jum'at, 13 Maret 2026. Dengan tema "Integritas dan Etika, Pondasi Demokrasi Bermartabat”. Berbeda dari kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang pertama, pada kesempatan ini kegiatan diselenggarakan dengan metode hybrid, yakni secara luring via Luring di Kantor Bawaslu Kabupaten Kapuas dan juga secara daring via Zoom disiarkan langsung melalui channel Youtube resmi Bawaslu Kapuas.
Bawaslu Kapuas mengundang bapak Muhammad Jallaludin, M.Pd sebagai Narasumber yang akan mengisi waktu ngabuburit peserta dan tamu undangan. Adapun peserta dan tamu undangan yang diundang untuk mengikuti kegiatan Ngabuburit Pengawasan dan Buka Bersama ini yaitu berasal dari Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kapuas, KPU Kabupaten Kapuas, para demisioner Panwaslu, Bawaslu dan KPU periode sebelumnya, organisasi kepemudaan seperti GMNI, HMI, PMII, IMM Kabupaten Kapuas, serta insan pers.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Tilawatil Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan pembukaan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kapuas, Iswahyudi Wibowo, S.H., C.Me. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum refleksi di bulan suci Ramadan sekaligus ajakan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif pemilu.
“Kita harapkan sebagai generasi dapat menjaga integritas dan netralitas agar tercipta Pemilu dan Pilkada yang demokratis, jujur, dan adil,” ujarnya.
Selanjutnya, narasumber menyampaikan materi mengenai pengawasan pemilu yang dipadukan dengan pendekatan religius melalui tausiyah Ramadan. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa integritas bukan sekadar ucapan, tetapi merupakan pondasi dalam etos kerja di mana pun seseorang berada.
Ia juga menambahkan bahwa bagi penyelenggara pemilu, baik Bawaslu maupun KPU, integritas menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas, yang kemudian melahirkan sikap dan perilaku etis dalam penyelenggaraan demokrasi.
“Di bulan suci Ramadan ini, kita semua diingatkan untuk meningkatkan kualitas diri. Bagi penyelenggara pemilu, integritas harus terus diperkuat agar pelaksanaan demokrasi semakin berkualitas,” ungkapnya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Bawaslu Kabupaten Kapuas bersama para peserta dan tamu undangan melaksanakan buka puasa bersama.
Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Kapuas berharap dapat meningkatkan spiritualitas sekaligus literasi politik dan hukum kepemiluan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi, pandangan, serta masukan publik terkait kelembagaan pengawas pemilu, strategi pengawasan, serta upaya perbaikan penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.
Bawaslu Kapuas juga berharap kegiatan ini mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu sebagai institusi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Kapuas.
